Selasa, 12 Februari 2013

JKT48 Yang Banyak Di idolakan Orang Saat Ini

JKT48 adalah grup idola asal Indonesia yang diproduseri oleh Yasushi Akimoto. Grup ini adalah grup saudari AKB48 pertama yang berada di luar Jepang, dan berpusat di Jakarta. Grup ini mengadopsi konsep AKB48 yaitu "idola yang dapat anda jumpai setiap hari”.
JKT48 tampil untuk pertama kalinya di televisi pada konser program musik televisi 100% Ampuh, tayangan langsung Global TV dari Bekasi Square, 17 Desember 2011. Lagu yang mereka bawakan adalah "Heavy Rotation" atau "Aitakatta" versi bahasa Indonesia.
Teater permanen JKT48 dibuka 8 September 2012 di lantai 4 mal fX Lifestyle X'nter, Jalan Sudirman, Jakarta.
Dimulai oleh Otsuka Indonesia dengan Pocari Sweat, perusahaan-perusahaan Jepang di Indonesia memakai JKT48 sebagai bintang iklan produk dan layanan mereka.

Bill Gates Pilih Windows 8 dari pada Windows 7





Updated: Mon, 11 Feb 2013 21:38:34 GMT | By fetra, okezone.com
CALIFORNIA - Salah satu pendiri Microsoft, Bill Gates belum lama ini bergabung dalam sesi 'ask me anything' di Reddit. Dalam kesempatan tersebut, pria berkaca mata ini menjawab sejumlah pertanyaan terkait produk Microsoft dan aktivitas sosialnya.
Saat ditanya mengenai pilihannya antara Windows 7 dan Windows 8, Gates memilih sistem operasi yang diluncurkan Oktober 2012 lalu.
Terang saja pria bernama lengkap William Henry 'Bill Gates III memilih Windows 8, mengingat ia pernah berucap bahwa sistem operasi itu merupakan 'pondasi masa depan'.
Selain itu, ketua Microsoft ini juga mengonfirmasi menggunakan tablet yang baru saja diluncurkan Sabtu kemarin, Surface Pro.
"Aku baru saja menggunakan Surface Pro dan ini sangat bagus. menggunakan layar Perceptive Pixel - tablet layar sentuh Windows 8 yang besar. Dan perangkat ini akan mengalami penurunan harga seiring perkembangan waktu," ceritanya sperti dikutip dari Softpedia, Selasa (12/2/2013).
Sekadar informasi, Gates dan istrinya saat ini sibuk dalam Organisasi Bill & Melinda Gates Foundation. Yayasan ini bergerak untuk membantu sejumlah orang menghentikan mematikan di negara-negara dunia ketiga serta meningkatkan taraf pendidikan di Amerika Serikat (AS).
"Ini tentang martabat manusia dan kesetaraan. Semua kehidupan memiliki nilai yang sama dan kita harus memperlakukan orang-orang seperti apa yang kita inginkan," terangnya beberapa waktu yang lalu.

Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Makin Diperlukan


REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kepala Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten) As Natio Lasman, mengatakan pemanfaatan nuklir untuk energi semakin diperlukan mengingat terbatasnya sumber bahan bakar dari fosil.

"Semakin lama, Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) tersebut makin dibutuhkan. Jepang sebelum terjadi gempa pada 2011 mempunyai 55 unit PLTN, namun sejak tragedi Fukushima semuanya dimatikan. Tapi sekarang, mereka tidak tahan juga karena tidak mempunyai sumber daya alam untuk bahan bakar, dan akhirnya mulai dinyalakan kembali dua unit PLTN," ujar As dalam acara "media gathering" di Jakarta, Selasa (12/2).

Dimatikannya sejumlah unit reaktor nuklir di Jepang tersebut, lanjut As, berdampak pada biaya produksi barang-barang pabrikan Jepang.

Dia memprakirakan, jika hal tersebut dibiarkan terus-menerus akan menyebabkan produk Jepang kalah saing dibandingkan produk-produk dari Korea.

"Sekitar tahun 90-an di Jerman juga terjadi penolakan terhadap PLTN. Tapi setelah dua kabinet berlalu, akhirnya mereka sadar jika tidak bisa tergantung dengan sumber bahan bakar fosil lagi," jelas dia.

Bapeten memperkirakan pada 2030, terdapat penambahan PLTN sebanyak 420 unit di dunia. Sebagian besar unit PLTN tersebut ada di Asia. Hal itu dilihat dari dokumen resmi yang sudah diajukan beberapa negara seperti Thailand, India, Korea Selatan dan China.

"Persaingan pada masa yang akan datang adalah persaingan energi," katanya.

Listrik yang dihasilkan dari tenaga nuklir, jelas dia, lebih murah karena hanya dengan 1 gram bisa menghasilkan listrik sebanyak 1 Megawatt atau setara dengan tiga ton penggunaan batubara.

Tenaga ahli Indonesia, lanjut dia, sudah mampu mengelola dan mengawasi PLTN tersebut. Bahkan delapan ahli nuklir Indonesia saat ini bekerja sebagai inspektur di Badan Tenaga Atom PBB (IAEA).

Asteroid Akan Melintasi Wilayah Indonesia

CALIFORNIA - Benda luar angkasa seluas 45 meter, atau yang biasa disebut asteroid bakal mendekati bumi dalam beberapa hari ini. Tepatnya, Jumat 15 Februari 2013, Asteorid bakal melintasi wilayah Indonesia.
Berdasarkan keterangan dari website resmi Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA), asteroid akan mendekati bumi, akan tetapi tidak bisa disaksikan dengan mata telanjang, bahkan menggunakan teleskop sekalipun. Pasalnya, asteroid ini hanya tampak seperti sebuah titik bercahaya yang melintas dengan kecepatan 28.000km/jam.
"Asteroid dapat dilihat di sejumlah wilayah di Asia, Australia dan Eropa Timur," tulis NASA dalam keterangan di websitenya, seperti dikutip BBC, Sabtu (9/2/2013). Berdasarkan data, batu antariksa ini akan menjadi yang terbesar dan terdekat yang pernah melintasi bumi.
Para ilmuan NASA ini meminta masyarakat tidak perlu panik karena jarak antara asteroid dan Bumi adalah 27.518 km.
Donald Yeomans, Manajer Program Objek Dekat Bumi NASA di Jet Propulsion Laboratory di Pasadena, California mengatakan, benda besar asteroid ini tidak akan berdampak apapun terhadap kehidupan di Bumi.
"Tidak akan ada dampaknya terhadap Bumi," kata Donald Yeomans, seperti dilaporkan kantor berita Associated Press.
Bahkan peluang untuk bertabrakan dengan satelit pun hampir nol, kata Yeomans dan ilmuan lainnya. Beberapa ratus satelit kini berada di orbit dengan jarak 35.886 km, atau lebih tinggi dari jalur lintas asteroid.
Asteroid ini tergolong kecil, kata Yeomans. Sebagai perbandingan, asteroid yang jatuh ke bumi dan memusnahkan dinosaurus 65 juta tahun lalu memiliki luas 9,6 km.
Peluang asteroid sebesar itu menimpa bumi adalah satu kali setiap 1.200 tahun.
Sedangkan peluang asteroid kecil dan tidak berbahaya mendekati orbit bumi adalah sekali dalam 40 tahun.

Updated: Mon, 11 Feb 2013 02:16:13 GMT | By amril.amarullah, okezone.com

Minggu, 27 Januari 2013

2 Satelit Intelijen Yang Di Luncurkan Jepan

Roket H-2A yang mengangkut piranti satelit radar diluncurkan 
dari Pusat Peluncuran Pesawat Antariksa Tanegashima di Japanese 
baratdaya pulau Tanegashima, sekita 1,000km (621 miles) baratdaya 
Tokyo, 27 Januari 2013. (REUTERS/Kyodo)

Para ilmuwan mengatakan, peluncuran - yang dilakukan dengan roket tunggal pada hari Minggu - itu  menempatkan sebuah radar satelit dan sebuah alat penyidik optis eksperimental.

Radar itu akan dapat mendeteksi objek di bumi hingga sekecil satu meter persegi, dan dapat menembus kegelapan malam dan awan. Alat penyidik optis akan mengumpulkan data untuk keperluan riset dan pengembangan.

Jepang mulai meluncurkan serangkaian satelit pemantau setelah Korea Utara menembakkan misil balistik ke Jepang pada 1998.